Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Putra Pandu Riandi, (NIM. 1011911033)
Subject
L Education (General)
Datestamp
2024-05-21 02:24:17
Abstract :
Pemanfaatan limbah pertanian seperti tempurung kelapa, cangkang sawit, dan
cangkang kemiri dapat diolah menjadi sumber energi alternatif yaitu briket. Briket
tempurung kelapa, cangkang sawit dan cangkang kemiri merupakan salah satu
alternatif jenis bahan bakar yang ramah lingkungan, ekonomis, serta dapat diperbarui
dalam waktu yang relatif cepat. Briket yang baik adalah briket yang mempunyai nila
kalor yang tinggi, hal-hal yang mempengaruhi kualitas briket bisa ditentukan oleh
bahan bahkan proses pembuatan briket itu sendiri, sehingga dilakukan penelitian
yang berjudul ?KARAKTERISTIK BRIKET DARI 3 JENIS BAHAN DASAR
YANG BERBEDA MENGGUNAKAN PEREKAT GETAH DAMAR DAN
CAMPURAN LDPE?. Metode penelitian yang digunakan dalam Penelitian ini
adalah metode eksperimental dengan membandingkan 3 jenis bahan dasar yang
berbeda yaitu tempurung kelapa, cangkang sawit dan cangkang kemiri. Pembuatan
briket dari bahan dasar tersebut menggunakan komposisi masing-masing 70% dari
tempurung kelapa, 70% cangkang sawit dan 70% cangkang kemiri, serta untuk
campuran lainnya 20% perekat getah damar dan 10% LDPE. Tujuan dari penelitian
ini ntuk mengetahui kualitas briket yang diuji menggunakan pengujian proximate
untuk mengukur kadar air, kadar abu, kadar zat mengup dan kadar karbon, serta nilai
kalor pada briket. Dari hasil pengujian briket diperoleh bahwa briket yang memiliki
kualitas terbaik adalah cangkang kemiri dengan kadar air 5,03%, kadar abu 3,20%,
kadar zat menguap 24,88%, kadar karbon 66,89% dan nilai kalor sebesar 7387 kal/g.
Dari hasil dan analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini dapat diuraikan
bahwa bahan yang digunakan dalam pembuatan briket akan mempengaruhi kualitas
dari sebuah briket.