Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Winda Lestari, (NIM. 2061911041)
Subject
L Education (General)
Datestamp
2024-04-25 04:45:38
Abstract :
Kegiatan budidaya memegang peranan penting dalam industri perikanan. Salah satu bentuk budidaya yang sering dilakukan adalah budidaya kerang, proses budidaya dapat dilakukan di perairan laut, seperti yang dilakukan pada budidaya
kerang darah (Anadara granosa) di Dusun Sukal, Kabupaten Bangka Barat. Namun, masalah limbah plastik yang semakin meningkat di lingkungan perairan dapat menyebabkan pencemaran dan masuknya mikroplastik ke dalam tubuh kerang. Pencemaran yang disebabkan oleh mikroplastik menyebabkan
mikroplastik masuk dan terakumulasi dalam organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kelimpahan mikroplastik serta menganalisis pengaruh kualitas air terhadap kelimpahan mikroplastik pada kerang darah
(Anadara granosa) yang di budidaya di Dusun Sukal, Kabupaten Bangka Barat. Pengambilan sampel kerang darah sebanyak 20 individu/stasiun dilakukan pada tiga stasiun. Pengambilan sampel kerang darah dilakukan secara vertikal mulai
dari bibir pantai menuju laut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei yaitu dengan cara pengambilan sampel di lapangan dan melakukan pengamatan dan mengidentifikasi mikroplastik pada kerang darah secara mikroskopis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan empat jenis mikroplastik yang didapatkan pada kerang darah (Anadara granosa) yaitu fiber, film, foam dan fragmen. Nilai total kelimpahan mikroplastik Bulan
Mei stasiun 1 sebesar 1,55 partikel/individu, stasiun 2 sebesar 1,72 partikel/individu, stasiun 3 sebesar 1,75 partikel/individu. Bulan Juni kelimpahan mikroplastik stasiun 1 sebesar 1,45 partikel/individu, stasiun 2 sebesar 1,55 partikel/individu, stasiun 3 sebesar 2,4 partikel/individu. Kualitas air seperti suhu, salinitas, kecepatan arus dan pH mempengaruhi penyebaran mikroplastik.