DETAIL DOCUMENT
Analisis komparasi non-performing loan, capital adequacy ratio, return on assets, dan loan to deposit ratio pada perbankan yang terdaftar di bursa efek indonesia dan bursa malaysia
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Fitriatul Fadhilah, (NIM. 3012011090)
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2024-04-03 03:55:35 
Abstract :
Krisis keuangan yang terjadi pada Indonesia, Malaysia dan dunia menjadi salah satu hal yang menyoroti kekurangan dalam standar IAS 39. IFRS 9 yang efektif berlaku pada 1 Januari 2018 diberlakukan guna memperbaiki kelemahan yang ada pada standar sebelumnya. Pada standar ini terjadi perubahan metode pencadangan kredit, yang mana pada penerapan ini menggunakan metode expected credit loss berupa ekspektasian terhadap pencadangan kredit dilakukan pada awal periode. Hal ini kemudian berdampak pada risiko kredit dan kinerja keuangan yang umumnya diukur menggunakan rasio keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat, menguji, dan menganalisis apakah terdapat perbedaan antara perbankan Indonesia dan Perbankan Malaysia setelah penerapan IFRS 9 periode 2020-2022. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia. Sampel pada penelitian ini didasarkan pada teknik purposive sampling sehingga sebanyak 15 perbankan. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif dan menggunakan teknik analisis uji beda rata-rata dua sampel tidak berpasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan rasio CAR dan ROA pada perbankan yang Indonesia dan perbankan Malaysia. Sedangkan pada rasio NPL dan LDR tidak terdapat perbedaan yang signifikan Indonesia dan perbankan Malaysia, yang menunjukkan adanya dampak terhadap rasio keuangan setelah diberlakukannya IFRS 9 tersebut. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung