Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Della Meysari, (NIM. 2032011018)
Subject
QL Zoology
Datestamp
2024-05-22 07:53:30
Abstract :
Makanan merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari manusia. Makanan sering kali ditambahkan bahan pengawet seperti bahan kimia yang dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan manusia. Salah satu alternatif bahan pengawet alami yang aman dan tidak membahayakan kesehatan manusia adalah senyawa bakteriosin. Bakteriosin dapat dihasilkan dari bakteri asam laktat (BAL). Bakteriosin yang diproduksi oleh BAL sudah berstatus Generally Recognized As Safe (GRAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi BAL dari saluran pencernaan udang galah (Macrobrachium rosenbergii), serta menguji kemampuan bakteriosin yang diproduksi oleh BAL dari saluran pencernaan udang galah. Metode penelitian yang dilakukan adalah isolasi bakteri, pengamatan koloni dan sel, uji biokimia, uji fisiologis, uji hemolisis, uji aktivitas antibakteri bakteriosin, uji pengaruh enzim proteolitik terhadap aktivitas bakteriosin, uji pengaruh suhu, pH dan kadar garam terhadap aktivitas bakteriosin, serta uji antibiotik. Hasil penelitian didapatkan 37 isolat BAL dan terdapat 7 isolat yang menghasilkan bakteriosin. BAL yang diisolasi dari saluran pencernaan udang galah merupakan bakteri Gram positif berbentuk basil, katalase negatif, gamma hemolisis, methyl red positif, homofermentatif dan mampu memfermentasi dektrosa, laktosa dan sukrosa. BAL dari saluran pencernaan udang mampu tumbuh pada suhu 4°, 25°, 37° dan 45° C, pH 2,5; 3 dan 5, dan kadar garam 4% & 6,5%. Bakteriosin mampu menghambat bakteri patogen Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, dapat didegradasi oleh enzim protease-K, stabil pada pH asam hingga netral (pH 2-7), stabil pada suhu rendah maupun tinggi (4°- 100 °C) dan stabil pada kondisi dengan kadar garam 2-6,5%. Hasil identifikasi BAL dari usus udang galah, yaitu bakteri yang termasuk dalam Genus Lactobacillus.