DETAIL DOCUMENT
Formulasi Nanoemulsi Ekstrak Daun Binahong (Andredera cordifolia) dan Minyak Serai Wangi (Cymbopongon nardus l. Randle) sebagai Antibakteri
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Azzah Firda Syafitri, (NIM. 1061911011)
Subject
QD Chemistry 
Datestamp
2024-05-17 09:03:29 
Abstract :
Tanaman daun binahong (Anredera cordifolia) dan serai wangi (Cymbopogon nardus l randle) yang banyak tumbuh di daerah tropis salah satunya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Daun binahong berfungsi untuk pengobatan tradisional dan sebagai agen antibakteri. Dan Minyak atsiri berfungsi sebagai insektisida. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bioaktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus Aureus. Metode penelitian dilakukan dengan beberapa pengujian yakni uji Spektrofotometri UV-Vis, Uji PSA, Uji pH, Uji Viskositas, Uji Organoleptik, Uji Stabilitas, dan Uji Aktivitas Antibakteri, Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya bahwa tumbuhan dengan genus Cymbopogon mengandung senyawa aldehid sitronelal sehingga dapat dilihat bahwa serai wangi juga menandung kandungan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ukuran partikel dari masing-masing formulasi yaitu 848,3 nm, 2949,2 nm, 1,6 nm, 25nm, dan 7,1 nm. Formulasi yang membentuk nanoemulsi yaitu pada formulasi ke-4 dengan ukuran partikel 25 nm. Hal ini karna formula 4 memiliki surfaktan dan garam yang banyak sehingga dapat membentukukuran nanoemulsi. Sedangkan untuk formulasi yang memiliki aktivitas antibakteri yang terbaik yaitu pada formulasi ke-5 dengan aktivitas antibakteri yang tergolong sedang. Hal ini karena senyawa flavonoid yang ada pada ekstrak membuat aktivitas antibakteri menjadi baik karena flavonoid menghambat pembentukan DNA dan RNA yang ada dibakteri selain itu juga flavonoid menyebabkan kerusakan permeabilitass dinding sel dari bakteri. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung