DETAIL DOCUMENT
Keanekaragaman Cryptofauna Crustacea pada Karang Mati Acropora Sp di Pulau Ketawai dan Ketugar Bangka Tengah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Jongki Arifandi, (NIM. 2072011029)
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling 
Datestamp
2024-07-19 03:47:42 
Abstract :
Cryptofauna adalah istilah dari kata organisme kriptik atau samar yang hidup di celah ? celah sempit, gua ? gua, retakan bebatuan, lubang ? lubang dangkal, serta liang ? liang yang dalam salah satunya yaitu crustacea. Crustacea sendiri merupakan subfilum dari arthropoda yang sebagian besar hidup pada wilayah perairan yang didalamnya termasuk lobster, udang, dan kepiting. Crustacea adalah sebuah asosiasi biota ekosistem terumbu karang yang mempunyai fungsi ekologis yaitu sebagai pemakan detritus dan sebagai sumber makanan biota lain dalam rantai makanan di ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman dan kepadatan spesies dekapoda pada karang mati Acropora sp. di Perairan Pulau Ketawai dan Pulau Ketugar Bangka Tengah. Penelitian ini dilakukan pada bulan November - Desember 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Plainsance et al. (2009). Hasil penelitian di Perairan Pulau Ketawai ditemukan 117 individu dari 13 spesies Crustacea pada karang mati Acropora sp sedangkan di Pulau Ketugar ditemukan 52 individu dari 12 spesies. Nilai indeks keanekaragaman pada kedua lokasi penelitian 1,405 dan 1,616. Nilai indeks keseragaman pada kedua lokasi penelitian 0,628 dan 0,722. Nilai indeks dominasi pada kedua lokasi penelitian sebesar 0,269 dan 0,220. Kepadatan spesies di kedua penelitian lokasi mempunyai nilai rata-rata sebesar 0,0070 ind/cm3 dan 0,0067 ind/cm3 . 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung