Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Yulinda, (NIM. 1052011009)
Subject
L Education (General)
Datestamp
2024-07-19 07:03:24
Abstract :
Monasit merupakan mineral sampingan hasil pengolahan Timah yang mengandung unsur-unsur logam tanah jarang yang bernilai ekonomi tinggi. Unsur utama pada Monasit antara lain 0.298% U, 4.171% Th, 23.712% P2O5, dan 58.97% Rare Earth Element oksida total. LTJ banyak digunakan dalam berbagai industri teknologi karena kekuatan mekanisnya yang kuat, titik leleh yang relatif tinggi, dan tampang lintang serapan neutron yang besar. Untuk mendapatkan unsur-unsur dalam logam tanah jarang (LTJ), proses pemisahan dan pemurnian harus dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, dilakukan kopresipitasi pasir monasit menggunakan metode digesti sulfat-kopresipitasi dan memberikan perlakuan termal untuk melihat pengaruh setiap variasi suhu pemanasan terhadap fasa oksida logam tanah jarang. Berdasarkan hasil penelitian ini, suhu kalsinasi sangat berpengaruh dalam pemulihan unsur LTJ. Hasil pengujian XRF didapatkan unsur LTJ yang diperoleh pada suhu kalsinasi 1000°C sebesar 83,038% dan karakterisasi XRD menghasilkan fasa oksida LTJ dengan puncak intensitas pola difraksi paling optimal yaitu pada suhu 1000°C dengan struktur kristal berbentuk kubik.