DETAIL DOCUMENT
Tindakan pertama penyidik dalam olah tempat kejadian perkara kecelakaan lalu lintas disertai tabrak lari (studi kasus di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Annisa Fitria Jasmine Putri, (NIM. 4012011002)
Subject
K Law (General) 
Datestamp
2024-07-15 02:13:51 
Abstract :
Kecelakaan lalu lintas tabrak lari di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang masih terjadi setiap tahunnya. Pelaku kecelakaan lalu lintas tabrak lari berdasarkan data dari tahun 2021 hingga tahun 2023 belum dapat ditemukan. Tindak pidana ini sangat sulit dalam mengungkapkan pelakunya, hal ini dapat terjadi dikarenakan beberapa hal yaitu tidak ada saksi saat terjadi kecelakaan, bukti rekaman CCTV, atau bukti lain yang dapat mengungkapkan pelaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tindakan pertama penyidik dalam olah TKP serta hambatan tindakan pertama penyidik dalam olah TKP kecelakaan lalu lintas tabrak lari di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris, sedangkan pendekatan yang digunakan ialah pendekatan peratuan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkara kecelakaan lalu lintas disertai tabrak lari dirasa masih belum optimal, khususnya dalam mempertahankan status quo atau menjaga agar TKP tetap utuh dan tidak berubah, mencari dan melindungi barang bukti, serta memperoleh keterangan saksi dan fakta. Terdapat beberapa hambatan dalam tindakan pertama di TKP diantaranya, terlambatnya laporan kepada Kepolisian, posisi kendaraan yang sudah dipindahkan, masyarakat yang takut terlibat, kesulitan mencari saksi, sulit mengidentifikasi kendaraan pelaku, dan kekurangan barang bukti. Hal ini menyebabkan kasus kecelakaan lalu lintas disertai tabrak lari hingga saat ini masih belum dapat terselesaikan. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung