Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Elisa Aprilianti, (NIM. 1011911024)
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery
Datestamp
2024-08-01 03:33:54
Abstract :
Pengembangan produksi teh daun pelawan di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah memerlukan sebuah mesin pencacah yang digunakan untuk mencacah daun pelawan. Kebutuhan mesin pencacah tersebut telah dibuat oleh universitas Brawijaya yang bekerja sama dengan Universitas Bangka Belitung, tetapi pada saat dilakukan proses pengujian mendapatkan hasil yang kurang maksimal. Damayanti (2023) telah melakukan penelitian dengan menganalisis kekurangan dari mesin tersebut. Rekomendasi dari penelitian tersebut adalah mengubah konstruksi mata pisau. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan pembuatan konstruksi pisau pencacah dengan jumlah delapan sisi mata potong dengan posisi 45°, jarak mata pisau dengan dinding hopper sebesar 1 mm. Perbaikan beberapa komponen seperti hopper, cover dan saringan untuk meningkatkan performa mesin. Pengujian mesin pencacah dilakukan sebanyak 3 kali menggunakan bahan uji sebesar 100 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran hasil pencacahan daun pelawan yaitu 1,5 mm. Rata-rata kapasitas produksi mesin pencacah sebesar 1,3 kg/jam dan persentase keberhasilan mesin rata-rata sebesar 98%. Dapat disimpulkan bahwa konstruksi pisau pencacah pada mesin pencacah daun pelawan memberikan hasil yang lebih tinggi dari mesin yang dirancang oleh penelitian sebelumnya.