DETAIL DOCUMENT
Pengaruh jarak potensial anoda-katoda terhadap sintesis nanopartikel SnO_2 dari plat logam Sn menggunakan metode elektrokimia
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Regita Cahya Kurnia, (NIM. 1052011007)
Subject
QC Physics 
Datestamp
2024-07-19 07:12:55 
Abstract :
Nanoteknologi adalah bidang ilmu dan teknologi yang berfokus pada penggunaan material pada skala nanometer dengan ukuran kurang dari 100 nm. Metode sintesis nanopartikel dapat melibatkan berbagai teknik dan pendekatan, tergantung pada material, salah satu metode yang umum digunakan adalah elektrokimia. Elektrokimia dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaraanya potensial listrik, konsentrasi elektrolit, jenis elektrolit yang digunakan dan jarak potensial elektroda. Tujuan pemvariasian jarak potensial plat anoda-katoda adalah untuk mengetahui pengaruh dari variasi terhadap ukuran nanopartikel SnO_2 agar mendapatkan ukuran terkecil melalui uji PSA dan dikuatkan dengan hasil konsentrasi unsur serta fasa unsur melalui uji XRF dan XRD. Sintesis nanopartikel SnO_2 dengan metode elektrokimia menggunakan elektrolit NaCl 0,04M selama 90 menit dengan empat variasi jarak elektroda (4, 8, 12 dan 16 cm). Hasil analisis PSA didapatkan bahwa semua sampel dinyatakan berukuran nano (<100 nm), ukuran nanopartikel SnO_2 terbesar berada pada jarak elektroda 4 cm yaitu sebesar 9,92 nm dan yang terkecil berada pada jarak elektroda 16 cm yaitu sebesar 2,82 nm. Dari hasil analisis PSA terkecil dilanjutkan dengan uji XRF yang menyatakan serbuk hasil sintesis mengandung unsur SnO_2 sebesar 96,191% dan hasil XRD yang menyatakan bahwa fasa unsur yang terkandung merupakan unsur SnO_2 dengan fasa kristal tetragonal yang standar. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung