Abstract :
Akuaponik adalah gabungan budidaya ikan dan tanaman hidroponik dengan sistem resirkulasi. Akuaponik merupakan salah satu alternatif yang dapat memanfaatkan limbah budidaya ikan serta mampu menghemat penggunaan lahan dan air. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan informasi kepada para pembudidaya mengenai pemeliharaan ikan nila dan tanaman kangkung dengan sistem akuaponik. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2023. Pemeliharaan ikan nila dengan sistem akuaponik dilakukan selama 36 hari di styrofoam ukuran 51x37x30 cm², dengan jumlah ikan yang ditebar 162 ekor. Hasil pemeliharaan didapatkan pertumbuhan ikan nila dengan bobot mutlak ratarata berkisar antara 4,91 ± 0,08 gr dan panjang mutlak 5,00 ± 0,47 cm, dengan tingkat kelangsungan hidup sebesar 100%. Pertumbuhan akhir tinggi tanaman dan lebar daun berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan kangkung. Hasil tertinggi pada perlakuan 3 dengan tinggi batang berkisar antara 23,03 ± 0,54 cm, lebar daun berkisar antara 1,80 ± 0,60 cm. Dan hasil terendah pada perlakuan 1 dengan tinggi batang berkisar antara 22,56 ± 0,63 cm dan lebar daun berkisar antara 1,76 ± 0,52 cm. dan jumlah daun menunjukkan tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan kangkung.