DETAIL DOCUMENT
Pengaruh tekanan pada kompor kompresi dengan bahan bakar minyak jelantah terhadap karakteristik api
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Mario Fernando, (NIM. 1011711032)
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-08-13 06:38:28 
Abstract :
Ketergantungan manusia terhadap penggunaan energi dalam beraktivitas saat ini semakin meningkat dikarenakan meningkatnya populasi manusia dan semakin banyak industri yang memerlukan energi. Oleh karenanya berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari bahan bakar alternatif yang memiliki sifat dapat diperbaharui dan ramah lingkungan. Minyak goreng adalah minyak yang berasal dari lemak tumbuhan atau hewan yang dimurnikan dan berbentuk cair pada suhu kamar dan biasanya digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak goreng yang secara berulang inilah yang menyebabkan terbentuknya minyak jelantah. Pemanfaatan minyak jelantah salah satunya dapat digunakan menjadi bahan bakar kompor. Kompor kompresi digunakan pada penelitian ini. Tekanan kompresi yang digunakan pada penelitian ini adalah 4-3,5 bar, 3,5-3 bar, dan 3-2,5 bar. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi kajian eksperimental dan studi literatur. Bahan uji yang digunakan berupa minyak jelantah dengan volume 350 ml pada setiap pengujian. Hasil penelitian diperoleh waktu nyala api terbaik terjadi pada tekanan 3-2,5 bar dengan waktu 143 detik. Ketinggian nyala api terbaik terjadi pada tekanan 4-3,5 bar dengan ketinggian 3,9 cm. Warna nyala api terbaik terjadi pada tekanan 4-3,5 bar dengan warna nyala api merah kebiruan. Dari hasil penelitian diperoleh tekanan terbaik 4-3,5 bar karena ada 2 karakteristik api terbaik pada tekanan tersebut. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung