DETAIL DOCUMENT
Pengaruh jumlah mata pisau pada mesin pencacah akar bajakah terhadap kapasitas produksi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Andre Kusuma Bhakti, (NIM. 1011711018)
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery 
Datestamp
2024-08-29 01:42:32 
Abstract :
Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sangat beragam,khususnya di kepulauan Bangka Belitung yang memiliki kekayaan tumbuhan herbal. Akar Bajakah (spatholobus littoralis hassk) merupakan salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat Bangka Belitung sebagai pengobatan tradisional, terutama pengobatan kanker payudara. Metode pengolahan akar bajakah dapat menggunakan sebuah mesin pencacah untuk menggubah akar tersebut menjadi serbuk teh dan kemudian dijadikan minuman obat. Meskipun begitu, banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi hasil cacahan akar bajakah, salah satunya adalah jumlah mata pisau pencacah. Jumlah mata pisau yang digunakan pada penelitian ini yaitu 21 mata pisau dan 24 mata pisau, sudut potong mata pisau adalah 30 derajat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pencacah berjumlah 21 dan 24 mata pisau memiliki kapasitas produksi sebesar 10,39 kg/jam dan 10,41 kg/jam, secara berurutan. Dari hasil penelitian tersebut, jumlah mata pisau 24 tinggkat kapasitas produksi lebih baik dari jumlah mata pisau 21 meskipun perbedaan yang tidak signifikan. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung