Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Marda Hanisa Putri, (NIM. 1031811020)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy
Datestamp
2024-08-29 04:41:02
Abstract :
Penelitian dilakukan di PT United Tractors Semen Gresik Site Semen Padang Bukit Karang Putih, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Provinsi Sumatera Barat. PT UTSG menerapkan metode tambang terbuka dengan sistem Type Side Hill Quarry. Kegiatan gali-muat-angkut (loading-hauling) dilakukan menggunakan kombinasi alat muat Excavator PC-850 sedangkan alat angkut yang digunakan Dump truck Scania P410 dan Dump truck P460 dengan produksi aktual batu kapur yang tidak mencapai target yakni 32.000 ton/hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Break Even Point (BEP) dengan cara menemukan nilai titik impas dari biaya produksi aktual penambangan batu kapur. Pengumpulan data berupa data primer dan sekunder. Data primer berupa data ritasi alat muat dan alat angkut, biaya kepemilikan alat produksi, biaya perawatan alat dan perbaikan alat produksi (maintenance), biaya konsumsi ban, biaya gaji operator excavator dan driver dump truck serta harga UMR Provinsi Sumatera Barat. Data sekunder berupa data spesifikasi alat, data volume pendapatan produksi batu kapur, data jumlah alat yang beroperasi, data realisasi produksi batu kapur selama 1 bulan, dan biaya Pajak Penghasilan Pasal (Pph) 25. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, total biaya tetap yang dikeluarkan per bulan adalah sebesar Rp 3.653.129.365 dan total biaya variabel yang dikeluarkan pada Bulan Agustus - September sebesar Rp 1.417.083.039. Untuk nilai Break Even Point (BEP) diketahui sebesar 591.887 ton/bulan dan total Break Even Point dalam rupiah yaitu Rp 4.683.449.185. Faktor yang mempengaruhi biaya produksi besar terdapat pada biaya kepemilikan peralatan dengan biaya sebesar Rp 1.983.904.110,-.