Abstract :
Konsentrasi Total Suspended Particulate (TSP) di beberapa wilayah Kota Bekasi 50% mendekati baku mutu (BPLH Kota Bekasi, 2016). Total Suspended Particulate (TSP) merupakan salah satu polutan yang apabila terhirup dapat berdampak buruk pada kesehatan. Selain itu Total Suspended Particulate (TSP) juga berpengaruh negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi unsur meteorologi terhadap konsentrasi Total Suspended Particulate (TSP). Unsur meteorologi yang dianalisis pada penelitian adalah suhu, kelembaban, dan kecepatan angin. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang dilakukan pada bulan Mei 2016 bersama Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi pada periode tahun 2013-2016. Metode analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah estimasi permodelan regresi data panel untuk mendapatkan model terbaik yang sesuai dengan penelitian ini. Uji chow dilakukan untuk membandingkan antara Common Effect Model (CEM) dan Fixed Effect Model (FEM), sedangkan uji hausman dilakukan untuk membandingkan Fixed Effect Model (FEM) dengan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian pada model Common Effect Model (CEM) dan Fixed Effect Model (FEM) menggunakan uji chouw dengan nilai signifikan 0.000 pada model Fixed Effect Model (FEM). Signifikan F-statistik adalah 2.6 dengan nilai F-Tabel 2.48 pada taraf kepercayaan 90%. Uji hausman dilakukan pada model Fixed Effect Model (FEM) dan Random Effect Model (REM) dengan nilai R2 0.495. Pada hasil analisis data menunjukan bahwa suhu berpengaruh sebesar 4.6%, kelembaban sebesar 1% dan kecepatan angin sebesar 89.2%. Dapat disimpulkan bahwa kecepatan angin merupakan faktor dominan yang mempegaruhi konsentrasi Total Suspended Particulate (TSP), setiap kenaikan 1% kecepatan angin maka akan berpengaruh terhadap peningkatan konsentrasi TSP sebesar 89.27%. Kata kunci: Total Suspended Particulate (TSP), Regresi, Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), Random Effect Model (REM)