Abstract :
Pemanfaatan lahan terbuka di suatu kawasan pendidikan telah ditetapkan dalam Undang-undang No. 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang, dimana 10% untuk ruang terbuka privat dan 20% terdiri dari ruang terbuka publik. Keseimbangan antara RTH dan emisi CO2 yang dihasilkan dari kendaraan bermotor di kampus II Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Bekasi perlu diperhatikan, karena setiap tahunnya jumlah mahasiswa dan kendaraan bermotor terus meningkat sedangkan jumlah pohon pereduksi masih sedikit penambahannya. Keberadaan emisi CO2 dapat mengindikasikan adanya zat pencemar lain yang di hasilkan oleh kendaraan bermotor. Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif deskriptif dengan dilengkapi data kualitatif, data yang ada diperoleh dari pengukuran langsung ke lokasi penelitian dan diperoleh dari instansi dan staff bidang yang ada di lokasi penelitian, kemudian data yang ada dianalisis dan dideskripsikan ke dalam tabel. Hasil penelitian menunjukkan jumlah emisi CO2 yang dihasilkan dari kendaraan bermotor lebih besar dari pada daya serap emisi CO2 oleh vegetasi yang berada di kawasan Kampus II Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Bekasi, dengan nilai beban emisi CO2 18.716,396 kg/hari, dan nilai daya serap emisi CO2 oleh vegetasi 9.870 kg/hari. Kata kunci: penataan ruang, emisi CO2, daya serap CO2 oleh vegetasi