Abstract :
Angkutan kota atau biasa disingkat Angkot adalah sebuah transportasi umum dengan rute yang sudah ditentukan yang dilakukan dengan sistem sewa atau bayar. Hal yang paling utama dari keberadaan angkutan umum atau angkutan perkotaan adalah melaksanakan pelayanan angkutan yang baik (aman, cepat, murah, dan nyaman) dan layak bagi masyarakat luas. Karena angkutan kota sifatnya yang umum atau massal, kehadiran angkutan kota selain memiliki arti pengurangan jumlah lalu lintas kendaraan pribadi, juga lebih murah karena biaya angkut dapat dibebankan kepada banyak penumpang. Berdasarkan catatan atau data dari Dishub kota Bekasi, ada 3.200 angkot lebih, tetapi yang memiliki izin operasional hanya sekitar 1.600-an. Selebihnya operasi tanpa izin atau bisa disebut angkot bodong. Padahal, idealnya jumlah angkot sekitar 1.500-an. Pada penelitian ini, membahas teknologi RFID sebagai alat untuk mengidentifikasi para sopir di Kota Bekasi guna mengetahui apakah sopir itu resmi atau tidak. Tahap perancangan sistem informasi data sopir angkutan kota resmi ini menggunakan alat bantu perancangan UML (Unified Modelling Language) agar dapat mengidentifikasi kebutuhan sistem yang lebih detail, mempermudah dan mempercepat waktu pengembangan perangkat lunak. Aplikasi ini dilengkapi dengan alat RFID Reader untuk membaca kartu khusus guna mengetahui apakah sopir tersebut sermi atau tidak. Dengan adanya sistem informasi ini, diharapkan dapat memudahkan dinas perhubungan guna mengecek sopir di Kota Bekasi dengan cepat dan mudah. Kata kunci: RFID (Radio Frequencu Identification), Sopir Angkutan Kota, Dinas Perhubungan