Abstract :
Penelitian ini membahas tentang perancangan sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan solusi dalam mendiagnosa penyakit paru. Metode yang digunakan adalah metode Case Base Reasoning (CBR). CBR merupakan salah satu metode yang menggunakan pendekatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligent) dan menitikberatkan pemecahan masalah dengan didasarkan pada knowledge dari kasus-kasus sebelumnya. Kasus-kasus yang digunakan diperoleh dari catatan penangan kasus diagnosa penyakit paru dari seorang dokter spesialis paru sebanyak 4 kasus dan disediakan satu buah kasus baru untuk dihitung nilai kedekatannya dengan kasus lama. Adapun beberapa penyakit paru yang sering di alami oleh pasien RSUD Kota Bekasi diantaranya: tuberculosis/tbc, asma, penyakit paru obstruktif kronik/ppok, dan pneumonia. Hasil dari penilitian ini memberikan keluaran berupa kemungkinan penyakit dan saran pengobatan yang didasarkan pada kemiripan kasus baru dengan pengetahuan yang dimiliki sistem. Nilai kedekatan ditentukan berdasarkan selisih terkecil dari perhitungan jumlah point pada kasus lama di kurangi jumlah point kasus baru. Sebagai contoh: jumlah point pada kasus lama adalah 10 point, sedangkan nilai kedekatan dari 4 kasus lama dari seorang pasien adalah 10 point terhadap data kasus pertama, 15 point terhadap data kasus kedua, 5 point terhadap data kasus ke tiga, dan 20 point terhadap data kasus ke empat. Maka nilai kedekatan paling maximum dari hasil yang di peroleh yaitu selisih terkecil sebesar 5 point, sehingga dapat disimpulkan bahwa pasien di diagnosa terserang penyakit TBC. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Case Base Reasoning, Penyakit Paru-Paru.