Abstract :
Semakin ketatnya persaingan antar perusahaan otomotif di Indonesia membuat perusahaan dituntut harus bisa melakukan proses dengan efektif dan efisien. Salah satu upaya untuk mendapatkan proses yang efektif dan efisien tersebut adalah dengan mengoptimalisasi sistem transportasi dari pemasok ke produsen. PT Showa Indonesia Mfg. menggunakan model transportasi Milkrun terhadap pemasoknya dan baru berjalan hanya untuk 10% pemasoknya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keuntungan yang didapat setelah menerapkan Milkrun System dan menganalisa apakah Milkrun System ini perlu diterapkan terhadap 100% pemasok PT Showa untuk mendapatkan cost saving. Penelitian dengan cara membandingkan proses sebelumnya dan proses dengan Milkrun System, lalu dengan cara mengelompokan karakteristik pengiriman seluruh pemasok dari bentuk fisik barang yang dikirim dan rute yang ditempuh. Rute yang ditempuh tiap tiap pemasok disederhanakan dengan menggunakan metode saving matriks dan proses pengiriman dari pemasok ke PT Showa dilakukan oleh PT Showa sendiri. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kesimpulan Milkrun System yang telah dijalankan oleh PT Showa dan hasil analisa penurunan jumlah ritase sebanyak 52% jika Milkrun System ini diterapkan total yang berefek pada penurunan biaya transportasi barang. Kata kunci : Otomotif, Milkrun System, Transportasi