Abstract :
PT. Dua Kuda Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi produknya berdasarkan permintaan pelanggan. Permasalahan yang dihadapai PT. Dua Kuda Indonesia adalah tidak mempunyai pola penyimpanan produknya dengan baik yang mengakibatkan penyimpanan produk dilakukan secara acak hanya melihat kondisi dimana ada area yang kosong. Dari permasalahan tersebut mengakibatkan tercampurnya produk, aktivitas penyimpanan dan pengeluaran tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung kebutuhan ruang penyimpanan untuk masing-masing jenis produk dan menetapkan layout penyimpanan berdasarkan kebutuhan luas area dan aktivitas produk dengan metode Dedicated Storage. Dedicated Storage adalah metode untuk menetapkan lokasi atau tempat simpanan yang spesifik untuk tiap barang yang disimpan. Dari hasil penelitian didapatkan kebutuhan luas area penyimpanan untuk masing-masing produk adalah : Stearic Acid 1680 : 34,50 m2, Stearic Acid 1820 : 110,40 m2, Stearic Acid 1838 : 324,30 m2, Stearic Acid 1842 : 262,20 m2, Stearic Acid 1850 : 20,70 m2, Stearic Acid 1685 : 20,70 m2, Stearic Acid 1832 : 27,60 m2, Steari Acid 1860 : 131,10 m2 , Glycerine : 96,60 m2, Acid Oil : 20,70 m2, AW: 62,10 m2, HRBDPS : 200,10 m2. Sedangkan untuk penempatan produk berurutan dari depan ke belakang gudang dengan jarak gang 4 m pada posisi kanan gudang adalah : Stearic Acid 1842, Glycerine, AW, HRBDPS, Stearic Acid 1680, Stearic Acid 1838, Stearic Acid 1860, Stearic Acid 1850, Stearic Acid 1820, Stearic Acid 1685. Sedangkan pada posisi kiri gudang adalah: Stearic Acid 1842, Glycerine, AW, HRBDPS, Stearic Acid 1838, Acid Oil, Stearic Acid 1860, Stearic Acid 1820, Stearic Acid 1832. Kata Kunci : Layout, Dedicated Storage, Gudang.