Abstract :
Mesin Mixer adalah salah satu mesin utama dalam proses produksi yang terdapat di PT. PLI. Permasalahan yang terjadi adalah belum terdapatnya penjadwalan perawatan mesin mesin yang baik. Tujuan penelitian ini adalah 1) Menentukan penjadwalan pemeliharaan mesin mixer yang teratur, karena PT. PLI belum memiliki penjadwalan pemeliharaan mesin yang teratur dengan menggunakan metode MTBF, 2) Memberikan usulan perbaikan untuk kegiatan perawatan pada mesin mixer bagian mekanik, 3) Memberikan usulan perbaikan untuk kegiatan perawatan pada mesin mixer bagian elektrik. Metode yang digunakan dalam pembuatan perencanaan perawatan mesin mixer dengan menerapkan MTBF (Mean Time Between Failure) dan MTBM (Mean Time Between Maintenance). Hasilnya adalah 1) keandalan mesin mixer untuk motor dan chopper 54,25% dan untuk sistem pneumatik 93,50%, 2) Usulan perbaikan bagian mekanik pada mesin mixer, pada bagian mekanik (motor dan chopper) dilakukan perawatan setiap 63 jam untuk menjaga performa mesin tetap baik. 3) Usulan perbaikan bagian elektrik pada mesin mixer, pada bagian elektrik (sistem pneumatik) dilakukan perawatan setiap 30 jam untuk menjaga performa mesin tetap baik. Kata kunci : Mesin Mixer, MTBF (Mean Time Between Failure), MTBM (Mean Time Between Maintenance).