DETAIL DOCUMENT
Analisis Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Six Big Losses Pada Mesin Black Oxide Di PT. Surteckariya Indonesia
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Author
Faizal, Muchlis
Subject
Teknik Industri 
Datestamp
2019-04-10 04:46:22 
Abstract :
PT. Surteckariya Indonesia telah menerapkan Total Productive Maintenance (TPM) guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan manufaktur secara menyeluruh. Namun dalam pelaksanaanya masih belum optimal yang dilihat dari tidak tercapainya target produksi. Penelitian dilakukan pada mesin Black Oxide 2 yang selama ini memiliki tingkat breakdown yang tertinggi. Yang memiliki tujuan untuk mengukur nilai efektivitas peralatan yang diantaranya availability rate, performance efficiency rate dan quality rate, kemudian mencari akar penyebab masalah dan memberikan usulan perbaikan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness, dan dimulai dengan mengukur pencapaian nilainya yang didapat, kemudian mengidentifikasi faktor yang paling dominan dari Six Big Losses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai yang di dapat memiliki rata ? rata nilai OEE pada mesin Black Oxide 2 sebesar 79,56%, nilai efektivitas ini tergolong sangat rendah karena standar nilai OEE untuk perusahaan kelas dunia idealnya adalah 85%. Faktor terbesar yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah perfomance efficiency rate sebesar 86,87% dengan faktor persentase Six Big Losses yang paling dominan ada pada reduced speed losses sebesar 59,7% dari seluruh time losses. Kata kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Reduced Speed Losess 
Institution Info

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya