Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh
terhadap keputusan perusahaan yang akan menggunakan metode penilaian
persediaan dalam laporan keuangannya. Dalam penelitian ini ada 3 variabel
independen yang diuji, yaitu ukuran perusahaan, rasio perputaran persediaan, dan
margin laba kotor. Sedangkan variabel dependennya metode penilaian persediaan
yaitu FIFO dan Average. Populasi dan sampel dalam penelitian ini merupakan
perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia selama tahun 2016-2018. Teknik pengambilan sampel dengan
menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode
analisis kuantitatif, dengan variabel dummy dan pengujian hipotesis dengan
menggunakan analisis regresi logistik. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan program SPSS versi 21. Hasil dari penelitian adalah sebagai
berikut: (1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap
pemilihan metode penilaian persediaan, (2) rasio perputaran persediaan
berpengaruh secara signifikan terhadap pemilihan metode penilaian persediaan,
dan (3) margin laba kotor berpengaruh secara signifikan terhadap pemilihan
metode penilaian persediaan.