Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh dari
beberapa faktor terhadap kualitas audit. Faktor-faktor tersebut adalah Audit Fee,
Audit Tenure, Spesialisasi Audit, dan Client Importance. Populasi yang digunakan
dalam penelitian ini adalah perusahaan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia dengan menggunakan sampel 30 perusahaan manufaktur periode 2015-
2018. Dalam penelitian ini, kualitas audit diukur dengan earning surprise
benchmark. Metode yang digunakan adalah purposive sampling. Metode analisis
data dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik dengan SPSS versi 23.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Audit fee tidak berpengaruh
signifkan pada kualitas audit, audit tenure tidak berpengaruh signifikan pada
kualitas audit, spesialisasi audit berpengaruh signifikan pada kualitas audit, client
importance tidak berpengaruh signifikan pada kualitas audit