Abstract :
Waktu penimbangan produk CBPC1 di PT. Kalbe Farma Tbk mengalami keterlambatan sebesar 62,3 % dari waktu standar yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan karena proses penimbangan bahan baku glycerin yang mengalami keterlam batan sampai 174 %. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan 1) Menentukan akar masalah penyebab keterlambatan waktu yang cukup lama produk CBPC1. 2)Menentukan usulan dalam mengatasi keterlambatan waktu penimbangan bahan baku glycerin dengan pendekatan metode value engineering. 3)Menghitung besarnya perbandingan waktu dan biaya yang didapatkan dengan adanya usulan yang diberikan untuk mengatasi keterlambatan proses penimbangan bahan baku glycerin. Hasil dari penelitian ini adalah 1) 3 akar masalah dari penyebab keterlambatan penimbangan bahan baku glycerin yaitu tidak adanya alat bantu khusus proses penimbangan glycerin (mesin), alat bantu handling bahan baku glycerin tidak bisa langsung dibawa ke area penimbangan (metode) dan ruang transfer material cairan berada pada area lantai 1 dan yang diprioritaskan untuk kebutuhan line-line yang berada di lantai 1 (lingkungan). 2) Usulan perbaikan dengan menggunakan modifikasi trolly dengan pompa sehingga meniadakan kegiatan transfer dan penuangan dan juga persiapan bahan baku glycerin ada di lantai 2. 3) Sebelum menggunakan penambahan alat bantu terjadi kerugian penambahan biaya penimbangan 73% dengan waktu keterlambatan 78,4 menit, kemudian dengan adanya usulan penambahan alat bantu proses penimbangan bahan baku glycerin mendapatkan cost saving 30% dengan waktu percepatan menjadi 26 menit. Kata kunci : Value engineering, Diagram tulang ikan, Alat bantu penimbangan.