Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inventory Turnover, Gross
Profit Margin dan Quick Ratio Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Food
and Beverages yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2018. Metode
analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Pengujian
hipotesis dilakukan dengan uji statistik yaitu uji simultan ( uji F ) dan uji parsial (
uji T ). Analisis hasil regresi dilakukan setelah model tidak mengalami gejala-gejala
asumsi klasik seperti multikolinieritas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi.Hasil
pengujian hipotesis uji F menunjukkan bahwa variabel Inventory Turnover, Gross
Profit Margin dan Quick Ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap
Perubahan Laba. Hasil pengujian hipotesis uji T menunjukkan nilai t-hitung untuk
ITO lebih besar dari t-tabel sebesar (15,190 > 2,055). Nilai t-hitung untuk GPM
lebih kecil dari t-tabel sebesar ( -1,450 < 2,055 ). Nilai t-hitung untuk QR lebih
besar dari t-tabel sebesar ( 2,131 > 2,055 ). Dari ketiga nilai t-hitung yang
didapatkan menunjukkan bahwa ITO dan QR secara parsial berpengaruh terhadap
Perubahan Laba, tetapi variabel variabel GPM secara parsial tidak berpengaruh
terhadap Perubahan Laba