Institusion
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Author
Denindra, Ikhwan Muttaqien
Subject
Teknik Industri
Datestamp
2019-03-12 06:34:01
Abstract :
PT. Dharma Electrindo Manufacturing mengalami jumlah cacat yang melebihi batas toleransi selama bulan Januari sampai Agustus 2018. Hal ini mengakibatkan adanya masalah pengendalian kualitas. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan: 1)Menentukan jenis cacat yang mendominasi. 2)Menentukan akar masalah utama. 3)Memberikan usulan perbaikan. 4)Menentukan batas toleransi. Metode yang digunakan adalah statistical process control (SPC) dan menggunakan alat bantu seven tools. Hasil penelitian ini yaitu: 1)Jenis cacat yang mendominasi produk switch assy adalah miss insert sebesar 68.1 % dan wire putus sebesar 19.9 %. 2)Akar masalah utama dari cacat miss insert adalah karyawan kurang teliti dan fokus (manusia). Adapun akar masalah dari cacat wire putus adalah kurangnya perawatan rutin pada mesin crimping (mesin). 3)Usulan perbaikan dari cacat miss insert adalah karyawan harus lebih teliti dan fokus pada saat menempatkan wire dengan socket terminal (manusia). Adapun usulan perbaikan dari cacat wire putus adalah perlu dibuatkan jadwal pengecekan rutin dan kapan harus menguras air dalam kompresor (mesin). 4)Batas toleransi kecacatan adalah 0.61% - 0.79%. Kata kunci : kualitas, statistical process control (SPC), cacat, seven tools