Abstract :
PT. Yamaha Musik Manufacturing Indonesia (PT. YMMI) sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pembuatan alat-alat musik, dalam proses produksi pembuatan alat-alat musik PT. Yamaha Musik Manufacturing Indonesia (PT. YMMI) sangat meperhatikan tingkat kualitas dari barang tersebut. Berbagai cara dilakukan perusahaan untuk mengendalikan tingkat kecacatan produk yang dihasilkan guna meminimalisir biaya perakitan, waktu perakitan serta tenaga manusia yang digunakan dalam proses produksi. Didalam proses produksi, PT. Yamaha Musik Manufacturing Indonesia (PT. YMMI) menetapkan standar toleransi kecacatan sebesar 1.60% dari jumlah produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas menggunakan metode Six Sigma apakah bermanfaat dalam upaya pengendalian tingkat cacat pada produksi gitar jenis pacifica. Six sigma adalah suatu visi peningkatan kualitas menuju target 3,4 kegagalan per sejuta kesempatan untuk setiap transaksi produk barang dan jasa. Jadi six sigma merupakan suatu metode atau teknik pengendalian dan peningkatan kualitas yang merupakan terobosan baru dalam bidang manajemen kualitas. Dengan menggunakan metode Six Sigma dapat diketahui bahwa pengendalian kualitas gitar listrik jenis pacifica yang dihasilkan oleh PT. Yamaha Musik Manufacturing Indonesia (PT. YMMI) cukup baik yaitu 3,63 dengan kemungkinan cacat sebesar 16.586. Dari hasil perhitungan menggunakan diagram paretto, berdasarkan pada persentase reject yang terjadi maka dapat ditentukan bahwa jenis reject dominan yaitu pemasangan tidak tepat, tergores, tidak berfungsi dan tidak terpasang. Dari hasil analisis menggunakan diagram sebab akibat didapatkan faktor dominan yang menyebabkan terjadinya reject pada saat proses pembuatan gitar listrik jenis pacifica yaitu faktor manusia dan faktor mesin. Maka dari itu perusahaan perlu melakukan perbaikan guna mengurangi terjadinya cacat pada saat proses produksi gitar listrik jenis pacifica. Kata Kunci : Reject PT. Yamaha Musik Manufacturing Indonesia (PT. YMMI) proses produksi gitar listrik jenis pacifica.