Abstract :
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perencanaan jumlah produksi dan pengendalian persediaan jumlah barang jadi terhadap permintaan konsumen pada PT. Anugerah Bimetalindo periode 2011-2015. Pada penelitian ini, variabel yang digunakan ada tiga yaitu perencanaan produksi dan pengendalian persediaan barang jadi sebagai variabel independen dan permintaan konsumen sebagai variabel dependen. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, yaitu uji normalitas, uji heteroskedasitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas. Dalam persamaan model, perencanaan jumlah produksi (X1), pengendalian persediaan jumlah barang jadi (X2), dan permintaan konsumen (Y). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam pengujian secara persial variabel perencanaan jumlah produksi (X1) menunjukkan t hitung = 0,545 berarti 0,545 < 2,052 ini menunjukkan Ho diterima dan Ha ditolak. Berarti perencanaan jumlah produksi tidak mempunyai hubungan dengan permintaan barang oleh konsumen. Dalam pengujian secara persial variabel pengendalian persediaan jumlah barang jadi (X2) menunjukkan t hitung = 7,345 berarti 7,345 < 2,131 ini menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Berarti pengendalian persediaan jumlah barang jadi mempunyai pengaruh dengan permintaan konsumen. Dimana artinya penurunan pengendalian persediaan jumlah barang jadi menandakan adanya penurunan permintaan konsumen. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji F ternyata F statistik (38,303) ? F tabel (3,354) dengan signifikan 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima hal ini berarti bahwa variabel perencanaan jumlah produksi dan pengendalian persediaan jumlah barang jadi secara bersama-sama memberikan pengaruh dengan permintaan konsumen.
Kata kunci : Permintaan Barang , Perencanaan Jumlah Produksi, Pengendaliaan Persediaan Jumlah Barang Jadi