Abstract :
Hubungan masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga hubungan baik antara internal maupun eksternal organisasi ataupun instansi lembaga di dalamnya. Peran humas ini dibutuhkan dalam kementerian, khususnya Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Pada tahun 2015 adanya
pemberitaan yang negatif terkait alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU yang melibatkan Kementerian Pertahanan sebagai pengadaan alutsista. Penulis membahas mengenai peran Puskom Publik sebagai humas di dalam Kemhan untuk menindaklanjuti opini pemberitaan negatif pada media cetak Kompas dan Koran Tempo serta analisa dan avaluasi berita yang dilakukan Puskom publik Kemhan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bersifat deskriptif dengan menggunakan studi kasus. Berdasarkan hasil observasi, penulis menemukan media informasi sebagai bentuk analisa dari pemberitaan terkait Kemhan, diantaranya adalah guntingan berita, esensi, jurnal, isu menonjol, dan rekapitulasi analisa dan evaluasi berita, serta pola komunikasi yang dilakukan untuk menyikapi opini negatif pada pemberitaan media cetak tersebut. Pada hasil pembahasan, opini pemberitaan yang terlihat media cetak Kompas dan Koran
Tempo lebih mengedepankan unsur yang berimbang dalam menyampaikan informasi kepada publik, hal ini dikarenakan opini yang ada pada berita tidak memihak kepada siapapun dan dapat bersifat netral sesuai dengan fakta yang terjadi.
Kata Kunci : Peran humas, humas pemerintah, Pusat komunikasi publik, Kemhan, peran, analisa, opini.