DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Penagihan Pajak Melalui Surat Teguran dan Surat Paksa Terhadap Pencairan Tunggakan Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Author
Melda, Tambunan
Subject
Akuntansi 
Datestamp
2017-08-31 02:54:43 
Abstract :
Penagihan pajak merupakan sarana untuk mencapai target penerimaan pajak yang maksimal. Penagihan pajak dengan Surat teguran dan Surat Paksa adalah tindakan yang dilakukan oleh aparatur perpajakan untuk melakukan pencairan tunggakan pajak yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari Surat Teguran dan Surat paksa terhadap pencairan tunggakan pajak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari pihak lain yaitu seksi penagihan Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji parsial tingkat signifikan surat teguran sebesar 0,375 > 0,05, artinya Surat Teguran tidak mempunyai pengaruh terhadap pencairan tunggakan pajak. Sedangkan tingkat signifikan Surat Paksa sebesar 0,238 > 0,05, artinya Surat Paksa tidak berpengaruh terhadap pencairan tunggakan pajak. Berdasalkan hasil uji parsian dapat disimpulkan bahwa penagihan dengan Surat Teguran dan Surat Paksa tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap pencairan tunggakan pajak. Kata Kunci: Penagihan Pajak, Surat Teguran, Surat Paksa, dan Tunggakan Pajak 
Institution Info

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya