Abstract :
Pada bengkel mobil Auto Techno masih terdapat waktu kerja yang belu efisiensi. Dalam hal ini, akan melakukan penelitian berupa tanya jawab dengan mekanik dan pemilik bengkel mobil Auto Techno, obeservasi langsung ke tempat penelitian, menganalisa proses tune-up pada mobil, serta menerapkan 5S yaitu Seiri (pemilihan), Seiton (penataan), Seiso (pembersihan), Seiketsu (pemantapan), shitsuke (pembiasaan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bengkel mobil Auto Techno belum sepenuhnya menerapkan 5S terhadap efisiensi waktu kerja pada proses tune-up mobil. Sebelum menerapkan metode 5S dalam proses tune up mobil dibutuhkan waktu kerja selama 67,19 menit, sedangkan setelah menerapkan 5S dalam proses tune up mobil dibutuhkan waktu kerja selama 55,42 menit. Kondisi lingkungan kerja pada bengkel mobil Auto Techno belum sepenuhnya menerapkan 5S sehingga belum tata rapi. Penerapan 5S akan mempengaruhi kegiatan mekanik di bengkel karena dengan penerapan yang tepat bagi bengkel dapat meningkatkan efisiensi waktu kerja. Dari hal tersebut akan memberikan kelancaran kegiatan bengkel khususunya dalam proses tune-up mobil dan memperkecil resiko terjadinya kecelakaan kerja terhadap karyawan atau konsumen.
Kata kunci: Penerepan 5S, waktu baku, efisiensi waktu kerja.