Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel Debt To Asset Ratio (DAR), Acid Test Ratio (ATR), dan Fixed Asset Ratio (FATO), terhadap Return On Asset (ROA) pada perusahaan Kontruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2009 - 2014.
Sebanyak 3 perusahaan yang dijadikan populasinya dengan mengambil data laporan keuangannya selama 6 tahun yaitu 2009-2014. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis regresi linear berganda dengan uji hipotesis F-statistik untuk menguji pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat kepercayaan 5% serta menggunakan T-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial.
Pada hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya penyimpangan asumsi klasik, hal ini menunjukkan bahwa data yang tersedia telah memenuhi syarat untuk digunakan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perhitungan Uji F variabel Debt To Asset Ratio (DAR), Acid Test Ratio (ATR), dan Fixed Asset Ratio (FATO) secara bersama-sama terdapat pengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA). Sementara itu secara parsial dengan uji T pengaruh dari ketiga variabel independen tersebut terhadap ROA yaitu variabel Debt To Asset Ratio (DAR) berpengaruh terhadap ROA, Acid Test Ratio (ATR) tidak terdapat pengaruh terhadap ROA dan Fixed Asset Ratio (FATO) tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap ROA. Persamaaan regresi yang diperoleh ROA=0,168 - 0,158 DAR + 0,001 ATR -0.084 FATO. Besarnya koefisien determinasi (adjusted R²) adalah sebesar 0,404 yang artinya 40,4% Return On Assets dipengaruhi oleh variabel independen, sedangkan sisanya sebesar 59,6% diterangkan oleh variabel lain yang tidak diajukan di dalam penelitian.
Kata Kunci : Debt To Asset Ratio (DAR), Acid Test Ratio (ATR), Fixed Asset Ratio (FATO), and Return On Assets (ROA).