Abstract :
Kulit pisang merupakan limbah organik yang mengandung cukup karbohidrat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbon dalam pembuatan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi dan kadar ragi pada perlakuan yang dapat memberikan hasil optimum terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan. Penelitian ini melalui beberapa tahap, persiapan bahan baku kulit pisang yaitu pengeringan yang dilanjutkan dengan penggilingan menjadi 40 mesh kemudian dihidrolisis menggunakan asam sulfat 0.3M pada suhu 100?C. Selanjutnya dilakukan fermentasi secara batch dengan kondisi optimum waktu fermentasi 3 hari dan kadar ragi optimumnya di 6%. Setelah fermentasi selanjutnya sampel dilakukan pemurnian dengan menggunakan distilasi konvensional pada suhu sekitar 90-95?C. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rendemen tertinggi dicapai dengan hasil 9.4% kadar etanol sebesar 10% dan berat jenis 0.9880 g/mL.
Kata Kunci : Bioetanol, distilasi, fermentasi, hidrolisis, kulit pisang.