Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan inhibitor asam askorbat dalam beberapa variasi konsentrasi yaitu 0 ppm, 200 ppm, 267 ppm, 333 ppm dan 400 ppm, dan pengaruh lama perendaman serta perubahan struktur mikro spesimen berupa baja karbon rendah A242 didalam media air laut yang diambil dari perairan laut marunda jakarta utara. Baja A242 merupakan baja karbon rendah yang memiliki komposisi kimia per persen berat sebagai berikut : C=0,15%, Mn=1%, P=0,15%, S=0,05%, dan Cu=0,20%. Korosi adalah suatu fenomena dalam bidang kimia yang dapat merusak atau menurunkan kualitas bahan logam yang berinteraksi
dengan lingkungan yang mempunyai sifat korosif. Inhibitor kimia adalah suatu zat kimia yang dapat menghambat atau memperlambat suatu reaksi kimia. Dalam penelitian ini didapat Laju korosi baja A242 dalam media air laut tanpa inhibitor asam askorbat sebesar 0,203 mmpy. Laju korosi pada sampel baja A242 mengalami penurunan (dari 0,122 mmpy menjadi 0,060 mmpy) pada konsentrasi larutan
inhibitor asam askorbat 400 ppm dan dalam waktu perendaman 4 minggu. Laju korosi pada sampel baja A242 terbesar 0,186 mmpy pada waktu perendaman 1 minggu dengan konsentrasi 200 ppm. Hasil pengamatan mikrografi dengan SEM menunjukkan bahwa baja A242 terjadi korosi secara merata dan bentuk pitting selama perendaman baik sebelum dan sesudah ditambah inhibitor askorbat dan diperkuat hasil uji Energy Disversif X-ray Spektroscopy ( EDXS) yang mengindikasikan klorida (Cl) pada produk korosi tersebut.
Kata Kunci : Air laut, Asam askorbat, Baja A242, Korosi, Laju korosi.