Abstract :
Logam atau paduan logam sangat banyak digunakan karena ketahanannya terhadap berbagai kondisi. Tetapi material ini bisa rusak oleh lingkungan karena proses korosi. Selain merusak logam, karat juga bersifat berbahaya pada lingkungan dan dapat menyebabkan kerugian yang besar. Maka dari itu Inhibitor sangat diperlukan untuk menekan laju korosi. Inhibitor tersebut dapat berasal dari senyawa anorganik atau organik. Namun Inhibitor organik lebih banyak digunakan karena ramah lingkungan dan sangat mudah didapat. Salah satu yang digunakan adalah mono sodium glutamat (MSG)
Pengujian pengaruh konsentrasi MSG menggunakan metoda ini dilakukan dengan merendam baja AISI 1045dalam larutan pH asam sitrat 1000 ppm dan pH basa KOH 1000 ppm dengan menambahkan MSG dengan konsentrasi 0, 50 dan 100 ppm selama 50, 100 dan 150 jam. Pengujian dilakukan pada suhu ruang. Laju korosi yang dihasilkan dihitung menggunakan metode kehilangan berat.
Data yang diperoleh dianalisis. Laju korosi tanpa inhibitor sebesar 1160 mpy dan penambahan inhibitor 50 dan 100 ppm laju korosinya semakin menurun 570 dan 199 mpy pada medium asam. Laju korosi tanpa inhibitor sebesar 2,07 mpy dan penambahan inhibitor 50 dan 100 ppm laju korosinya semakin menurun 1,44 dan 1 mpy pada medium basa. Berdasarkan hasil data dan morfologi permukaan baja AISI 1045 dengan alat SEM (Scanning Electron Mocroscope) penambahan MSG 100 ppm adalah yang paling bagus.
Kata Kunci : Baja AISI 1045, pH asam dan basa, Inhibitor, Laju korosi, SEM