DETAIL DOCUMENT
Analisis Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Unilever Indonesia Tbk Di Cikarang Kabupaten Bekasi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Author
Kusniadi, Dedi
Subject
Manajemen SDM 
Datestamp
2021-04-20 01:43:44 
Abstract :
Penelitian ini dilakukan terhadap Karyawan di PT. Unilever Indonesia tbk di Kabu paten Bekasi dan bertujuan untuk menganalisis variabel yang mempengaruhi kinerja yaitu variabel kecerdasan emosional dan variabel motivasi Penelitian ini menggunakan alat pengambil data (instrument) berupa kuesioner yang mengungkapkan tentang kecerdasan emosional dan motivasi. Agar data yang terambil itu baik maka kuesioner harus memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yang diteliti baik secara bersama-sama maupun parsial terhadap variabel tergantung. Adapun model regresi linier berganda harus memenuhi syarat asumsi umum regresi dengan melakukan uji heteroskedastisitas , autokorelasi serta multikolinieritas . Berdasarkan hasil analisis Bahwa variabel yang diteliti yaitu variabel kecerdasan emosional (X1) dan variabel motivasi (X2) secara bersama - sama berpengaruh positip terhadap kinerja karyawan. Arti nya peningkatan kecerdasan emosional dan motivasi akan dapat meningkatkan kinerja karyawan pada PT. Unilever Indonesia Tbk. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 15.901 dengan taraf signifikansi 0,000. Dengan demikian hipotesis pertama dapat diterima dan teruji pada taraf nyata 5%.Kontribusi seluruh variabel bebas (X) terhadap variabel tergantung (Y) adalah sebesar 35% yang ditunjukkan oleh koefisien determinasi ganda (R ) sebesar 0,350 memberi arti bahwa variabel bebas ( X1 dan X2 ) secara bersama - sama mampu memberi kontribusi terhadap Kinerja karyawan di PT Unilever Indonesia Tbk. sebesar 35%. Dengan demikian hipotesis ketiga dapat diterima. Peningkatan kualitas variabel kecerdasan emosional secara parsial mampu untuk meningkatkan kinerja karyawan. sedangkan variabel motivasi secara parsial tidak mampu untuk meningkatkan kinerja karyawan. Namun ternyata besarnya koefisien regresi yang telah distandarkan (beta) dari masing - masing variabel bebas menunjukkan variabel kecerdasan emosional (X 1) memiliki koefisien regresi sebesar 0.822 (lebih besar dari) koefisien regresi variabel motivasi (X2) yaitu sebesar -0.52 I Kata Kunci : Kecerdasan, Emosional, motivasi, kinerja 
Institution Info

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya