Abstract :
Motivasi belajar merupakan hal terpenting dalam meningkatkan daya tarik
peserta didik dalam belajar, sebab dalam proses belajar mengajar peserta didik
dan guru mempunyai peranan penting dalam membangkitkan motivasi dalam diri
peserta didik agar semakin aktif belajar. Ada dua jenis motivasi, yakni motivasi
intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik, ialah motivasi atau dorongan
serta gairah yang timbul dari dalam diri peserta didik itu sendiri, misalnya rasa
ingin tahu, keinginan berpresasi, keinginan diterima orang lain, keinginan untuk
bekerja sama serta keinginan untuk masuk sekolah. Motivasi ekstrinsik mengacu
kepada faktor-faktor luar yang turut mendorong munculnya gairah belajar, seperti
ingin mendapat pujian, hadiah, persaingan, hukuman dan penghargaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman tingkat motivasi
belajar, prestasi belajar, dan mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan
prestasi belajar peserta didik di MAN Wanasaba. Penelitian ini mengambil subyek
24 responden. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang
menggunakan expost factodan metode pengumpulan data menggunakan metode
angket.
Hasil penelitian dari pemberian tes yang telah diuji kelayakannya,
menunjukkan bahwa rata-rata skor prestasi (x) pelajaran ekonomi peserta didik di
MAN Wanasaba = 78,13 sedangkan rata-rata skor angket (y) = 71,67. Setelah
dikorelasikan terdapat r
xy
= 0,587 sedangkan pada rtabel
pada taraf signifikan 5% =
0,417 dan pada taraf signifikan 1% = 0,526. Hal ini dapat dibuktikan dari 24
orang peserta didik dengan derajat bebas (db/df) telah dapat dinyatakan melalui
interpretasi tabel angka indeks korelasi product moment pada tabel diatas yaitu
terdapat angka 0,40 s/d 0,599 terdapat interpretasikorelasi antara variabel X dan
varibel Y yang Sedang atau Cukup (Hipotesis Nihil H0 ditolak) akan berarti
Hipotesis alternatif Hadi terima atau di setujui karena hasil r
xy
=0,587 berada pada
lingkup indeks 0,40 s/d 0,599.