Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan sekolah
terhadap motivasi belajar siswa MTs. Nashriyah NWSekunyit.Secara oprasional
yang dimaksud dengan lingkungan sekolah adalah lingkungan yang berkaitan
dengan fisik dan non fisik, lingkungan fisik adalahsegala sesuatu yang berkaitan
dengan saran dan prasarana yang ada di sekolah, seperti perpustakaan,
laboratorium, ruangan kelas, dll. Sedangkan lingkungan non fisik adalah pola
hubungan antara guru dengan murid, murid dengan murid, guru dengan guru, dan
lain sebagainya. Sedangkan yang dimaksud motivasi belajar siswa adalah adanya
suatu dorongan yang kuat untuk melakukan kegiatan belajar, yang dipengaruhi
oleh faktor intrinsik, dan ekstrinsik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan
menggunakan penelitian lapangan, yaitu dengan melakukan teknik pengumpulan
data yang berupa observasi dan angket. Obyek penelitian di sini ialah siswa MTs.
Nashriyah NW Sekunyit.
Dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, penyebaran angket
maka dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah memiliki hubungan terhadap
motivasi belajar siswa MTs. Nashriyah NW Sekunyit.
Penulis mengambil kesimpulan bahwa lingkungan sekolah memiliki hubungan
yang cukup terhadap motivasi belajar siswa MadrasahTsanawiyah NW Sekunyit.
Artinya lingkungan sekolah berhubungan terhadap motivasi belajar siswa
disekolah meskipun belum mencapai taraf signifikan. Berdasarkan perhitungan
diatas bahwa membandingkan besarnya rxy atau “r hitung†dengan “r tabelâ€
seperti yang diketahui r hitung yang diperoleh adalah 0,5619 termasuk dalam taraf
signifikansi cukup sedangkan r tabel masing-masing sebanyak 0,374 dan 0,437
dengan demikian ternyata bahwa r hitunglebih besar dari pada r tabel (0,5619 >
0,374 < 0,437) baik dalam taraf signifikansi 5% maupun 1%. Karena r hitung
lebih besar maka hipotesa alternatif (Ha) diterima karena telah teruji
kebenarannya, sedangkan hipotesa nihil (Ho) ditolak.