Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kesopanan yang
digunakan oleh masyarakat Sukamulia dalam kehidupan sehari-hari. Pendeskripsian tersebut
bermaksud untuk menjabarkan macam-macam kesopanan yang digunakan dan menjabarkan
ungkapan bahasa sasak halus yang biasa digunakan dalam berkomunikasi antara orang biasa
dan orang menak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif dalam berwacana.
Data dikumpulkan melalui observasi seperti rekaman, wawancara dan catatan lapangan
sebagai sumber data.
Berdasarkan hasil analisi data, temuan penelitian ini dapat dinyatakan sebagai berikut:
(1) Masyarakat Sukamulia menggunakan enam maksim kesopanan sebagai strategi
berkomunikasi sehari-hari, yaitu; maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian,
maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. (2) Masyarakat
Sukamulia menggunakan beberapa ungkapan dalam melaksanakan kesopanan sebagai
strategi berkomunikasi sehari-hari, seperti; Tiang, nggeh dan sampun. Dari kedua temuan ini
telah digunakan untuk mematuhi kesopanan dalam menghargai lawan bicara di dalam
komunikasi sehari-hari.