Abstract :
Penelitianinibertujuanuntukmengujisecaraempirispengaruhprofitabilitas,
laverage, pertumbuhan perusahaan dan likuiditas terhadap kebijakan deviden
study kasus pada perusahaan pelastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia selama lima periode dari tahun 2013-2017.
Penelitian ini merupakan asosiatif dengan bentuk hubungan kausal.Populasi
dalam penelitian ini adalah semua perusahaan pelastik dan kemasan yang terdaftar
di BEI dari tahun 2013 sampai tahun 2017 sebanyak 16 perusahaan. Pengambilan
sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling.
Berdasarkan Kriteria yang telah ditentukan, didapatkan 6 perusahaan yang
dijadikan sampel penelitian sehingga jumlah data yang diolah sebanyak 30. Data
diolah menggunakan spss 22.
Berdasarkan hasil penelitian data Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap
kebijakan deviden pada pelastik yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Hal ini
ditunjukan dengan nilai koefisien regresi variable profitabilitas sebesar –0,226.
Nilai t hitung sebesar -1,658 dengan tingkat signifikansi 0,110> 0,05. Leverage
berpengaruh terhadap kebijakan devidenpada perusahaan perusahaan pelastik
yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Hal ini ditunujakan dengan nilai koefisien
regresi variableleverage sebesar 0,484 dengan nilai t hitung sebesar 2,159dengan
tingkat signifikansi sebesar 0,041 < 0,05.Pertumbuhan perusahaan tidak
berpengaruh terhadap kebijakan deviden pada pelastik yang terdaftar di BEI tahun
2013-2017. Hal ini ditunjukan dengan nilai koefisien regresi variable
perumbuhan perusahaan sebesar –0,132. Nilai t hitung sebesar -1,524 dengan
tingkat signifikansi 0,140> 0,05. Likuiditastidak berpengaruh terhadap kebijakan
deviden pada pelastik yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Hal ini ditunjukan
dengan nilai koefisien regresi variable likuiditas sebesar –0,081. Nilai t hitung
sebesar -0,503 dengan tingkat signifikansi 0,620> 0,05.
Profitabilitas, leverage, pertumbuhan perusahaan dan likuiditasberpengaruh
secara simultan terhadap kebijakan devidenpada pelastik yang terdaftar di BEI
tahun 2013-2017. Hal ini ditunjukan dengan F hitung sebesar 3,885 dengan
tingkat signifikansi 0,014 < 0,05.