Abstract :
Peran sektor pertanian dalam pembangunan Indonesia dapat dilihat dari kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional. Sektor pertanian terdiri dari subsektor tanaman pangan, holtikultura, kehutanan, perkebunan dan perternakan, diantara keempat subsektor yang memiliki peran penting subsektor tanaman panganlah yang merupakan salah satu subsektor yang memiliki peran penting dalam penyediaan bahan pangan utama bagi masyarakat untuk menunjang kelangsungan hidup. Pertanian tanaman pangan terdiri dari dua kelompok besar yaitu pertanian padi dan palawija, pengembangan tanaman palawija juga diarahkan untuk pemantapan ketahanan pangan dan pemetasan kemiskian.
Kecamatan Pringgabaya merupakan Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Timur yang memiliki potensi dari luas areal untuk meningkatkan produksi jagung, baik untuk keperluan sendiri maupun untuk di pasarkan keluar pulau Lombok. Kecamatan Pringgabaya mengalami peningkatan dari tahun ketahun pada tahun 2013 luas lahan sebesar 4.036 ha dengan tingkat produksi sebesar 24.659 ton, dan mengalami kenaikkan yang sangat signifikan pada tahun 2017 luas lahan sebesar 5.307 ha dengan tingkat produksi sebesar 38.228 ton.
Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Kecamatan Pringgabaya. 2) Kendala-kendala dalam usahatani jagung di Kecamatan Pringgabaya. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Adapun metode penentuan jumlah responden dilakukan dengan metode Quota Sampling. Dengan jumlah petani responden sebanyak 30 orang. Sedangkan untuk menentukan jumlah responden dari masing-masing desa dilakukan secara “Accidental Random Samplingâ€.
Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Kecamatan Pringgabaya adalah luas lahan (4,263), benih (3,226), pupuk (5,939), pestisida (-7,421), dan tenaga kerja (1,950). Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Kecamatan Pringgabaya adalah luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja yang berpengaruh nyata. Sedangkan faktor-faktor yang tidak berpengaruh nyata pada produksi jagung di Kecamatan Pringgabaya adalah pestisida. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh petani jagung di Kecamatan Pringgabaya adalah harga jual yang murah, modal yang dikeluarkan banyak, harga saprodi yang mahal, dan kurangnya penyuluhan pertanian kepada petani jagung.