Abstract :
Upaya pemerintah untuk terciptanya ketahanan pangan dan meningkatkan
produksi dan produktivitas gabah nasional di Indonesia adalah salah satunya dengan
Penggunaan varietas Unggul Baru (VUB) Padi Beras Hitam, Namun sejauh ini masih
banyak masyarakat yang belum mengenal Varietas Unggul Baru (VUB) Padi Beras
Hitam, Rata –rata potensi hasil padi beras hitam berkisar antara 6 sampai 7 ton per
Ha. Padi Beras Hitam memiliki aleuron dan endospermia yang banyak mengandung
antosianin sehingga warna beras menjadi ungu pekat mendekati hitam. Beras Hitam
di kenal sebagai pangan fungsional, yaitu pangan yang secara alami atau melalui
peroses tertentu mengandung satu atau lebih senyawa yang di anggap mempunyai
fungsi fisiologi yang bermanfaat bagi kesehatan.
Berdasarkan latar belakang permasalahan di lapangan maka di pandang perlu
untuk mengadakan penelitian tentang Kelayakan Usahatani Padi Beras Hitam
Varietas Unggul Baru (VUB) di Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur.
Tujuan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahui Kelayakan usahatani
padi Beras Hitam di Kecamatan Keruak dan Untuk mengetahui kendala yang
dihadapi petani dalam usahatani Padi Beras Hitam pada petani di Kecamatan Keruak
Kabupaten Lombok Timur.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu penelitian yang tertuju
pada penjelasan terhadap variabel-variabel yang akan diteliti dengan cara
megumpulkan data, menganalisa dan menarik kesimpulan. Sedangkan teknik yang
digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik wawancara yaitu cara
pengumpulan data dari sejumlah unit atau individu dalam waktu yang bersamaan
dengan berpedoman pada daftar pertanyaan atau kuesioner yang telah dipersiapkan.
Penelitian dilakukan di Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur pada
musim tanam 2020/2021, dengan memilih 3 (tiga) Desa sebagai sampel secara yaitu
Desa Batu Putik, Desa Sepit, dan Desa Senyiur secara purposive sampling. Dengan
pertimbangan bahwa ketiga Desa tersebut merupakan Desa yang memiliki
produktivitas tertinggi Padi Beras Hitam di Kecamatan Keruak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Padi Beras Hitam Varietas Unggul Baru (VUB) di Kecamatan Keruak layak di
usahakan dengan nilai ractio R/C ratio sebesar 1,9. Adapun Kendala-kendala yang
dihadapi petani Padi Beras Hitam di Kecamatan Keruak adalah kekurangan modal,
rendahnya informasi teknologi, dan hama penyakit. Hama utama yang menyerang
tanaman padi adalah Penggerek Batang, Wereng Coklat, Walang Sangait, Lalat Bibit
dan Ulat. Penyakit yang sering menyerang adalah Blast, Tungro, Kresek dan Hawar
Pelepah Daun.