Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Implementasi komunikasi
kepala madrasah dengan para staf pimpinan dalam meningkatkan motivasi guru di
SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Kab. Batu Bara. 2) Implementasi komunikasi kepala
madrasah dengan guru dalam meningkatkan motivasi guru di SMA Negeri 1
Tanjung Tiram Kab. Batu Bara 3). Implementasi komunikasi yang dilakukan kepala
madrasah dengan komite madrasah dalam meningkatkan motivasi guru di SMA
Negeri 1 Tanjung Tiram Kab. Batu Bara
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan
Deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang menggunakan teknik observasi,
wawancara, dan studi dokumentasi. Analisi data oleh Miles Dan Huberman yaitu
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan untuk keabsahan data
mengacu pada empat standart validasi yang terdiri dari Kredibilitas, keteralihan,
ketergantungan, dan kepastian. Dalam hal ini subyek penelitiannya yaitu: Kepala
sekolah, Guru dan Komite di SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Kab. Batu Bara.
Hasil penelitian ini mengungkapkan temuan sebagai berikut:1 Implementasi
komunikasi kepala madrasah dengan para staf pimpinan adalah beliau selalu
menjalin komunikasi antara kepala madrasah dengan staf pimpinan baik secara
kelompok seluruh staf pimpinan yang ada maupun melalui orang perorang atau face
to face kepada para staf pimpinan, misalnya komunikasi ini dibangun melalui rapatrapat yang telah dijadwalkan sebelumnya, atau pada saat-saat senggang seperti pada
waktu jam istirahat 2). Implementasi komunikasi kepala madrasah dengan guru
tidak hanya sebatas melalui rapat-rapat yang sudah terjadwal dengan guru, hal ini
beliau lakukan agar apa yang disampaikan dalam rapat rutin berupa kebijakan
maupun aturan dapat di pahami dan bisa dilaksanakan oleh guru-guru di SMA
Negeri 1bahkan komunikasi juga dilakukan kepala madrasah dengan guru pada saat
guru istirahat di ruang guru secara langsung face to fece dengan harapan keluhan,
saran maupun masukan yang ada dari guru dapat disampaikan kepada kepala
madrasah sehingga permasalahan yang dirasakan guru-guru tidak menjadikan
masalah dalam mengembangkan kompetensi guru dan meningkatkan
profesionalitas guru dalam proses kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan
SMA Negeri 1 3). Implementasi komunikasi yang dilakukan kepala madrasah
dengan komite madrasah dalam meningkatkan motivasi guru bahwa ternyata
komunikasi juga dibangun oleh kepala madrasah yaitu komunikasi langsung antara
pribadi komite madrasah melalui rapat-rapat yang terjadwal maupun yang tidak
terjadwal. Hal ini dilakukan oleh kepala madrasah karena ia menyadari bahwa
komite juga mempunyai andil atau peranan yang sama dalam peningkatan mutu
madrasah sekaligus dapat meningkatan motivasi guru, oleh karenanya kepala
madrasah juga merangkul komite madrasah melalui komunikasi yang ia bangun
dengan komite madrasah agar dapat bekerja sama dalam meningkatkan mutu
sekolah yang ada di SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Kab. Batu Bara. Dapat
disimpulkan bahwa dengan adanya implementasi komunikasi kepala madrasah ini
dapat meningkatkan produktifitas dan motivasi kerjaguru serta dapat meningkatkan
profesional guru yang lebih baik.