Institusion
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Author
Amir, Ade Miranda
Subject
380 Commerce, communications, transport
Datestamp
2021-01-01 10:43:50
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan narkoba yang terjadi di
Kelurahan Karang Berombak bentuk komunikasi Pemerintah dalam menanggulangi
penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, mengetahui bentuk komunikasi
Pemerintah Karang Berombak dalam menangulangi penyalahgunaan narkoba di
kalangan remaja, serta mengetahui hambatan dan solusi yang ditemukan oleh pihak
Pemerintah Kelurahan Karang Berombak dalam menanggulangi penyalahgunaan
narkoba di kalangan remaja.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, karena
menjelaskan fenomena yang terjadi di lapangan dengan cara mengumpulkan data-data
yang diperoleh dari informan penelitian. Adapun yang menjadi informan dalam
penelitian ini adalah sebanyak 4 orang. Penelitan ini dilakukan di Lingkungan XI dan
XII Kelurahan Karang Berombak, dalam hal ini yang menjadi titik fokus penelitian
adalah penanggulangan dalam penyalahgunaan narkoba. Dalam pengumpulan data
penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan narkoba di Kelurahan
Karang Berombak cukup banyak sehingga mengakibatkan banyaknya tindakan
kejahatan yang dilakukan para pengguna yang meresahkan masyarakat sekitar, bentuk
komunikasi yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Karang Berombak dalam
menanggulangi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja tersebut, lebih
mengedepankan bentuk komunikasi kelompok, komunikasi antar pribadi
(interpersonal), dan komunikasi massa. Seperti mengadakan penyuluhan, Workshop,
seminar serta pengajian.
Adapun faktor yang menghambat proses Pemerintah kelurahan dalam
menanggulangi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, berkaitan dengan
pemikiran remaja dan masyarakat yang beranggapan negatif terhadap Pihak
pemerintah Kelurahan Karang Berombak, kurangnya komunikasi antara pihak
pemerintah kelurahan dengan remaja dan masyarakat, kurangnya partisipasi remaja
dan masyarakat, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba,
keberhasilan yang dicapai pemerintah kelurahan adalah saat ini lebih mudah mengajak
masyarakat untuk lebih perduli terhadap lingkungan yang bebas narkoba, terutama di
lingkungan XI dan XII.