Abstract :
Literasi sekarang ini identik dengan aktivitas membaca dan menulis, namun,
deklarasi praha pada tahun 2003 menyebutkan bahwa literasi juga mencakup
bagaimana seseorang berkomunikasi dalam masyarakat Literasi asuransi syariah
merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam mendukung pertumbuhan keuangan
syariah di masa depan, termasuk asuransi syariah, karena pemahaman dan kesadaran
adalah kunci pertumbuhannya, adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk
mengetahui bagaimana hubungan antara literasi asuransi syariah pada guru guru
Ummul Quraa, Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan Deskriptif, Tempat penelitian ini dilakukan di Yayasan Ummul Quraa
yang beralamat di jalan pasar VII tengah no 126 , Kec percut sei tuan kab Deli
Serdang, Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini
adalah sampling jenuh dikarenakan semua jumlah yaitu 76 orang, hasil dari penelitian
ini adalah Dari hasil angket yang sudah disebar masih terdapat kesalahpaham atau
kurang mengertinya guru tentang asuransi syariah itu sendiri untuk semua pernyataan
yang di ajukan mayoritas responden sudah menjawab benar atau sesusai dengan
pemahaman dari tentang asuransi syariah itu sendiri salah satu faktor penghambat
literasi asuransi syariah pada guru ummul quraa banyak paradigma negatif
masyarakat terhadap asuransi. Karena berbagai hal, seperti banyak orang yang
merasa terjebak ketika mengajukan klaim