Abstract :
Ilmu Tauhid adalah Ilmu yang mempelajari tentang Sifat-sifat yang dimiliki
oleh Allah dan RasulNya yang mana Sifat-sifat ini berjumlah 50 sehingga disebut
Aqaid AL-Khamsina. Aqaid Al-Khamsina sangat jarang dikaji dimasyarakat pada
umumnya hal itu disebabkan karena Ilmu ini sulit dipahami dan cenderung
ditinggalkan. Padahal dengan mengkaji Aqaid Al-Khamsina sangat berguna untuk
mempermudah mendalami Ilmu Tauhid khususnya bagi orang awam agar tidak
terjerumus kepada pemahaman keliru seperti akidahnya orang Mujassimah dan
Musyabbihah. Oleh karena itu penelitian ini diangkat mengingat pentingnya
mengkaji Aqaid Al-Khamsina sehingga dapat memperkokoh keimanan dan
membentengi diri dari segala macam bentuk penyimpangan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menelaah tentang Aqaid
Al-Khamsina menurut Ahlussunnah Wal Jama?ah. Jenis penelitian ini adalah
Penelitian Kualitatif yang bersifat Kepustakaan (Library Research). Sumber data
primer adalah Kitab karya Imam Muhammad bin as-Sanusi berjudul Umm alBarahin, kota penerbit Kediri, nama penerbit Santri Salaf Press, tahun terbit 2015
dan Kitab karya Syekh Muhammad Al-Fudholi berjudul Kifayatul Awam, kota
penerbit Surabaya, nama penerbit Mutiara Ilmu, tahun terbit 2018. Sumber
sekundernya adalah buku-buku yang berhubungan dengan Aqaid Al-Khamsina
yaitu Karya Siradjuddin Abbas berjudul I?itiqad Ahlussunnah Wal Jama?ah, Karya
Abu Fikri Ihsani berjudul Ensiklopedia Allah, Karya Imam Abil Izz al-Hanafi
berjudul Tahdzib Syarah Aqidah Thahawiyah. Adapun Analisis data yang
digunakan adalah Content Analisis (Analisis Isi). Peneliti akan memilih,
membandingkan dan menggabungkan beberapa referensi kemudian ditarik
kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aqaid Al-Khamsina adalah SifatSifat Allah Swt dan RasulNya yang berjumlah 50 yaitu 20 Sifat Wajib Allah, 20
Sifat Mustahil Allah, 1 Sifat Jaiz Allah, 4 Sifat Wajib Rasul, 4 Sifat Mustahil Rasul
dan Sifat 1 Jaiz Rasul yang mana sifat-sifat ini wajib diketahui dan Imani karena
ini merupakan dasar Akidah paling utama bagi seluruh umat Islam artinya tidak sah
keimanan seseorang apabila mengingkari Sifat-sifat ini.