Abstract :
Industri 4.0 merupakan pengembangan di bidang ekonomi yaitu digitalisasi dan
berkolaborasi dengan UMKM mesti beradaptasi dengan perkembangan industri
yang makin berdampingan dengan teknologi. Sebagaimana program pemerintah
yang ingin memjaukan pelaku usaha di era digital saat ini, dengan mealakukan
edukasi terhadap pelaku UMKM. Untuk itu perlu kolaborasi atau peran tokoh
(pentahelix) bertujuan untuk melihat perkembangan UMKM berbasis Digital,
untuk melihat peran stakeholder dalam model Pentahelix dan melihat strategi
pengembangan Digital Entrepreneurship Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang
bersifat analisis induktif dengan mengumpulkan, menyusun dan mendeskripsikan
berbagai data, dan informasi yang aktual. Dan menggunakan analisis SWOT dari
para akademis, pebisnis, pemerintah, komunitas dan media yang dilakukan di
Kota Medan.Hasil penelitian dari stakeholder model penthelix diperoleh hasil
bahwa akedimisi akademisi berperan sebagai pencetus/pememberi gagasan,
Pelaku usaha berperan pencapai tujuan, Komunitas berperan sebagai sarana atau
tempat yang membantu dalam pangembangan, pemeruntah berperan sebagai
pihak yang berkepentingan serta berkontribusi, Media berperan sebagai sumber
informasi. Dari analisis SWOT adalah startegi S-O dengan pendektan Agresif
yaitu dengan memperluas jangkauan konsumen dan jumlah spesifikasi global
untuk bisa masuk ke pasar ASEAN (MEA) (S1,S2 dan O1). UMKM bergabung
dengan layanan e-commerce bagi UMKM untuk dapat promosi yang murah (S3,
O3) dan Perluasan jangkauan dan spesifikasi dengan teknologi digital dan ecommerce dapat meningkatkan kinerja UMKM (S2,S3, O2).