Abstract :
Strategi ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis bagaimana pencapaian dan
rencana strategi pengembangan produk asuransi mitra mabrur plus di PT. Asuransi Jiwa
Syariah Bumiputera Medan dalam meningkatkan volume penjualan. Penelitian ini dianalisis
mengunakan metode deskriptif kualitatif selain itu juga mengunakan metode analisis SWOT
(Strenght, Weakness, Opportunity, Threat), serta menganalisis strategi bauran pemasaran
(Product, Price, Place, Promotion) yang telah digunakan perusahaan. Analisis Swot adalah
analisis yang digunakan untuk mengevaluasi peluang dan ancaman di lingkungan eksternal
maupun kekuatan dan kelemahan yang dimiliki lingkungan internal perusahaan. Hasil
penelitian ini menunjukan nilai skor IFAS 2,69 menunjukan posisi internal yang kuat, nilai
skor EFAS 2,7 menunjukan bahwa perusahaan merespon peluang yang ada dan menghindari
ancaman-ancaman dipasar industrinya. Pada Diagram Cartesius menunjukan posisi perusahaan
dalam keadaan agresif yaitu sangat menguntungkan bagi perusahaan. Pada matriks IE menurut
hasil IFAS dan EFAS didapatkan nilai IFAS sebesar 2,69 dan skor untuk hasil EFAS sebesar
2,7 apabila dikonversikan kedalam gambar Tabel IE Matriks, maka terletak kedalam kotak 5,
dimana hasilnya perusahaan masuk kedalam dimana hasilnya Strategi konsentrasi melalui
integrasi horizontal (sel 2 dan 5 ). Adapun strategi pemasaran yang digunakan perusahaan
untuk meningkatkan penjualan adalah membantu menyisihkan dana tabungan haji dengan
memanfaatkan market yang sudah tersedia disetiap wilayah, memberikan manfaat
perlindungan kepada nasabah/peserta asuransi dengan cara meningkatkan kesadaran akan
pentingnya berasuransi. Asuransi mitra mabrur plus salah satu produk unggulan yang tersedia
di perusahaan dengan memanfaatkan populasi yang tinggi saat ini. Menyediakan dana bagi
hasil investasi dana pemegang polis dengan komposisi 70% untuk pemegang polis dan 30 %
perusahaan dengan harga yang bersaing serta jaminan produk tersebut. Harga yang sesuai
kebutuhan dengan minimal harga serta memanfaatkan pangsa pasar yang berpotensial.
Pengaturan organisasi dan manajeman yang baik dengan diikut sertakan produk yang berbasis
syariah.