Abstract :
Literasi Asuransi Syariah berarti pengetahuan mengenai produk Asuransi dalam
pengelolaan risiko berbasis Syariah yang nantinya diharapkan dapat menjadi
alternatif pilihan masyarakat. Tingkat literasi masyarakat mengenai Asuransi
Syariah masih saja rendah. Jika dibandingkan dengan Jumlah Penduduk muslim
di Indonesia. Hal ini juga tentunya akan berpengaruh dengan perkembangan
Industri Asuransi Syariah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
peran Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam meningkatkan Literasi Asuransi
Syariah di Indonesia dan Mengetahui Hambatan serta solusi dalam penguatan
Literasi Asuransi Syariah di Indonesia. Pada penelitian ini, penulis menggunakan
metode penelitian dengan pendekatan Deskriptif Kualitatif. Proses pengumpulan
data dengan wawancara dan observasi secara tidak langsung serta disertai dengan
studi dokumentasi. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meluncurkan beberapa
program yang bersasaran kepada peningkatan literasi Asuransi Syariah di
Indonesia. Seperti Roadshow Asuransi Syariah ,Webinar, E-Learning,dan Video
edukasi. Ditengah pandemi Covid-19 ini, tidak semua kegiatan MES dapat
dilaksanakan. Ini juga merupakan hambatan bagi MES dalam meningkatkan
literasi asuransi Syariah di Indonesia. Untuk saat sekarang ini, MES membatasi
kegiatan yang bersifat tatap muka dan diganti dengan kegiatan yang bersifat
online, mulai dari kajian hingga Webinar Asuransi Syariah itu sendiri. Sekitar 85
% kegiatan MES sekarang ini bersifat online. Solusi untuk peningkatan literasi
Asuransi Syariah adalah diperlukan dukungan kerjasama berbagai pihak baik itu
dari pemerintah, asosiasi maupun industri Asuransi Syariah itu sendiri. Jika semua
pihak bekerjasama dan bersinergi dengan baik, maka tentunya kita harapkan
literasi Asuransi Syariah dapat meningkatkan sesuai harapan.